Jayapura, 05 Januari 2026
Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru, seluruh pegawai Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jayapura mengikuti Apel Pegawai Awal Tahun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang dilaksanakan secara virtual pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 15.00 WIT hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kerja nyata dan pelayanan prima bagi masyarakat.
Apel awal tahun tersebut mengusung tema “2026 Kerja Nyata Pelayanan Prima”, yang menegaskan arah kebijakan Kemenimipas dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Mars, dilanjutkan dengan sambutan dan pengenalan wajah baru Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk pengenalan seragam atau uniform baru sebagai simbol identitas dan semangat pembaruan institusi.
Dalam apel tersebut, para pegawai juga mengikuti rangkaian doa bersama serta pembacaan arahan oleh Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia. Salah satu agenda utama adalah deklarasi komitmen bersama, yang menegaskan enam poin penting, di antaranya menjunjung tinggi kejujuran dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, menolak segala bentuk korupsi dan gratifikasi, melaksanakan tugas secara profesional dan menyeluruh, memberikan pelayanan yang cepat dan bebas konflik, serta mendukung penuh prinsip integritas dan akuntabilitas.
Deklarasi tersebut juga menegaskan kesiapan seluruh jajaran Kemenimipas untuk menjalani pengawasan secara terbuka dan bertanggung jawab, termasuk kesiapan menerima sanksi sesuai ketentuan hukum apabila terjadi pelanggaran. Penegasan ini menjadi pesan kuat bahwa perubahan yang diusung tidak hanya sebatas tampilan seragam baru, tetapi juga harus tercermin dalam kinerja yang berintegritas dan berkualitas.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Wakil Menteri Silmy Karim turut melakukan penandatanganan Pakta Integritas, serta mengajak seluruh instansi di Indonesia untuk menandatangani perjanjian kinerja sebagai wujud keseriusan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Dalam arahannya, pimpinan Kemenimipas juga menyampaikan empati dan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak bencana, serta mengajak seluruh pegawai untuk mengawali pelaksanaan tugas tahun 2026 dengan semangat kemanusiaan, profesionalisme, dan integritas. Berbagai capaian kinerja nyata yang telah diraih sebelumnya dijadikan dasar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian, pengelolaan perizinan, peningkatan sarana dan prasarana, hingga penguatan program pemberdayaan seperti botani dan perikanan.
Selain itu, Kemenimipas juga menargetkan penguatan layanan di lebih dari 200 titik Tempat Pemeriksaan (TP) yang tersebar di seluruh Indonesia, peningkatan pemasaran hasil karya warga binaan, pemenuhan prinsip kesetaraan bagi deteni, peningkatan kegiatan bakti sosial, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset penting negara. Evaluasi berkelanjutan juga ditekankan sebagai langkah strategis untuk memastikan kualitas kinerja terus meningkat dari tahun ke tahun.
Melalui keikutsertaan dalam apel awal tahun ini, Rudenim Jayapura menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis, profesional, dan berorientasi pada kerja nyata demi kepercayaan dan kepuasan masyarakat di tahun 2026



